Heart of darkness. chapter 1


Malam itu sangat dingin, angin malam berhembus menerpa daun telingaku. Begitu dinginnya sampai-sampai baju tebal yang kupakai ini tidak sanggup untuk menahan hawa dingin yang mencoba masuk melalui sela-sela baju  yang kupakai. Aku terus menyusuri gang   menuju rumahku.  Sambil  berjalan aku terus melihat ke sekelilingku. Perasaan ku tidak enak, Ada yang aneh disini.  Tempat yang kulalui ini begitu sepi, biasanya  jam segini orang-orang masih banyak yang berkeliaran. “Apa aku pulang terlalu malam, ” pikirku.  Aku melihat jam tangan yang kupakai, masih jam 11.  Ini aneh, perlahan langkah ku semakin ku percepat.  Berbagai imajinasi yang menyeramkan muncul dikepalaku.

KyAaAaa… tiba-tiba aku dikejutkan oleh teriakan seorang wanita. Teriakannya begitu nyaring dan menusuk ke dalam gendang telingaku. Aku melihat sekelilingku mencoba mencari sumber suara tersebut.  Saat aku melihat kearah depan terlihat  sosok seseorang dengan tubuh yang sangat tinggi berlari menuju kearahku, wajahnya tidak jelas karena penerangan di gang ini sangat minim.  Jaraknya semakin dekat,  sial kenapa tubuhku tidak bisa digerakkan?  Apa aku sebegitu takutnya sampai-sampai tidak bisa bergerak?, aku pasrah saja dan berdoa, semoga dia bukan orang jahat.  Namun kejadian aneh terjadi, kira-kira jarak 10 meter sosok itu menghilang didepan mataku.  Buyar menjadi partikel-partikel yang menyatu dengan udara.  Aku tidak bisa berkata-kata.  Tiba-tiba padangan ku menjadi gelap dan semakin gelap, setelah itu aku tidak tau lagi apa yang terjadi kepadaku.

<< >>

“cuk,  bangun cuk,”  suara itu menyadarkanku. Perlahan aku membuka mata dan melihat sekelilingku. Syukurlah ternyata ini kamarku. Aku mencoba bangun dan menyandarkan tubuhku pada bantal.   kepalaku terasa berat, sepertinya tadi malam aku jatuh pingsan. Perlahan terdengar langkah seseorang menuju kearahku. Continue reading